April 30, 2009

Media Transmisi Data

Coaxial Cable Coaxial cable ini adalah kabel pertama yang digunakan oleh para teknisi untuk membuat sebuah LAN ( Local Area Network ) Kabel ini terdiri dari: - sebuah copper(jaket) - serat/grounding - insilator - core Kabel ini biasanya digunakan untuk sebuah jaringan yang kecil, semisal menggunakan topology BUS. Twisted Pair Kabel ini berbeda dengan kabel coaxial, di mana teknik pembuatan kabel ini dibuat berpilin. Tujuan pemilinan ini adalah untuk mereduksi noise (gangguan pengiriman data). Macam-macam kabel Twisted Pair: a. Shielded Twisted Pair (STP) bagian-bagian STP 1. Jacket (pelindung) 2. Overall Shield, pair ini untuk mencegah noise dari lingkungan luar 3. Pair Shield, digunakan untuk mencegah noise dari pair yang lainnya. b. Screened Twisted Pair (ScTP) Kabel ini hampir sama dengan STP, perbedaannya hanya terletak pada pairnya. ScTP tidak mempunyai pair shield dan hanya mempunyai overall shield. c. Unshielded Twisted Pair (UTP) Bagian-bagian UTP - Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel ini biasa digunakan untuk kabel telepon dan kabel LAN. Fiber Optic Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar. Informasi ditransmisikan melalui gelombang cahaya dengan cara mengkonversikan sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang biasa digunakan adalah LED. Kelebihan kabel ini adalah sebagai berikut: 1. Kapasitas bandwith yang besar 2. Jarak transmisi yang lebih jauh (2-60 km) 3. Kebal terhadap inferensi elektromagnetik Kekurangan: Harga media ini yang sangat mahal. Kabel fiber optic ini banyak digunakan untuk kabel WAN untuk pengiriman suara dan data.

Pengenalan Jaringan Komputer

Computer Networking atau jaringan komputer adalah interkoneksi antara dua komputer atau lebih yang autonomous dengan menggunakan media transmisi baik dengan kabel atau nirkabel dengan aturan-aturan tertentu atau protokol jaringan. Komponen-komponen jaringan komputer: Interkoneksi Interkoneksi ada dua macam, yaitu fisik dan logic. - Interkoneksi Fisik Interkoneksi ini terdiri dari berbagai macam topology jaringan.Mengenai topology jaringan ini akan dibahas lebih dalam pada bab berikutnya. - Interkoneksi Logic Interkoneksi logic ada dua macam, yaitu Peer to Peer dan Clint Srever. Autonomous Autonomous berarti suatu komputer itu bersifat independant. Dimana komputer lain tidak bisa membuat komputer itu restart, shut down, kehilangan file, dan lain sebagainya. Yangd alam hal ini berarti, komputer lain tidak bisa mengatur komputer lain secara penuh. Seperti tidak bisa menghapus file atau folder yang ada di komputer lain. Media Tranmisi Media tranmisi jaringan ada dua macam, yaitu kabel dan nirkabel (wireless). Media kabel: - Coaxial Cable - Twisted Pair - Fiber Optic Media wireless: - bluetooth - infra red - UHF - VHF - MW - SW - Dll Protokol Jaringan Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan komunikasi, dan perpindahan data antara dua computer atau lebih. Protokol itu memiliki salah satu dari hal-hal berikut ini: 1. Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya computer atau lainnya 2. Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan 3. Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan 4. Bagaimana format pesan yang digunakan 5. Hal-hal yang harus dilakukan saat erjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna 6. Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya. 7. Mengakhiri suatu koneksi. Macam-Macam Protocol: Protokol lapisan aplikasi : bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT). Protokol lapisan antar-host : berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). Protokol lapisan internetwork : bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP). Protokol lapisan antarmuka jaringan : bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)). Sekian tentang jaringan computer. Semoga bermanfaat…....